Jumat, 30 Maret 2012

akukamu

Ini tantang aku
Ini tentang kamu
Tentang kita
Tentang pertemuan tag terduga
Meteora rasa yang mengisi relung hati
Mencairkan relief luka yang telah membatu
Mengurai cerita dalam memori cinta
Kau
Membawa pelita dalam cerita
Membuat kelam menjadi terang
Menjadikan hati layu menjadi bersemi
Bersama bunga yang merebah indah
Aku
Hanyalah kerdil pengharap cinta
Dan hati tulus akan kesungguhan
Tak lagi pengingin kata kaya kebohongan
Seperti batu keropos tiada arti
Ketika
Dua hati bertaut dalam satu cinta
Membuang keraguan yang mendesak memasuki relung hati
Menjadikan kesendirian menjadi kebersamaan
Bagai anggrek pad inang
Yang tak mampu sendiri dalam kehidupan
Saat
Waktu berlalu dengan kecepatan maximum
Semua terasa sia-sia
Tak lagi ada kerinduan yang memaksa
Menjadikan kebersamaan menjadi lengang
Pertemuan perpisahan seiring sejalan
Menguapkan rasa yang dulu bergelora
Tumpah mengalir bersama waktu
Bosan
Kata yang tepat dalam penggambaran
Membuat warna lukisan menjadi pudar
Membuat angin sepoi menjadi badai
Berkelana pada gelombang sunyi
Hingga mampu singgah ke hati lain
Aku
Masih disini menatapkepergianmu
Melawan badai yang menerpa
Aku rapuh
Aku tak mampu bertahan pada keteguhan cinta
Biarlah hatimu pergi mencari
Dan biarlah badai ini membawaku pada keikhlasan
Membuatku bertemu pada cinta yang lalu
Sekian lama
Kau berlalu dengan hati yang baru
Aku bersama cinta using
Menggali cinta yang sempat terkubur
Percuma
Tiada kutemukan cinta sepertimu
Yang mampu memberikan keteduhan
Kaupun tiada beda
Akhirnya
Kau kembali bersama kerinduan yang mendalam
Begitupun aku yang tak mampu kembali pada hati using itu
Kini hati terpisah kembali menyatu
Di ruang rindu yang kian menggebu
Karena cinta itu hanya ada pada kau begitupun aku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar